Kamis, 23 Mei 2024

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia


Assalammualaikum...

Halo teman - temannn aku kembalii untuk mereview mater kuliahh! 

Di pertemuan kali ini, aku akan mereview materi Sistem Informasi Sumber Daya Manusia, atau biasa disebut SISDM. 

Seperti biasa apa sih itu SISDM? Sistem Informasi SDM adalah prosedur sistematis untuk pengumpulan, penyimpanan, mempertahankan, menarik, dan memvalidasi data yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi tentang SDM, aktivitas personalia, dan karakteristik unit organisasinya.

Secara singkatnya SISDM adalah berisi data - data mengenai informasi SDM yang bekerja di perusahaan tersebut, mulai dari data pribadi, kinerja kerjanya, dll. Dan SISDM ini sudah pasti harus disediakan oleh bagian SDM untuk menunjang kebutuhan perusahaan.

Loh terus, jika bagian SDM wajib mempunyai SISDM ini, darimana bagian SDM bisa mendapatkannya?

SISDM ini bisa didapatkan melalui blangko lamaran, evaluasi kinerja setiap bulannya, perubahan personalia (data perusahaan), SOP (data perusahaan), serta daftar gaji para SDM.

Hal penting yang perlu kita ingat mengenai SISDM ini, informasi yang dimuat haruslah tepat waktu, ringkas, akurat, relevan, dan lengkap. Sehingga bagian SDM harus bekerja keras nih, untuk mengupdate datanya secara rutin ya..

Sebenarnya kenap sih SISDM ini sepenting itu? Memang apa manfaatnya bagi perusahaan?

Manfaat SISDM bagi perusahaan ada banyak loh... diantaranya adalah

1. Laporan - laporan rutin. Misalnya status kepegawaian mingguan/bulanan. Karena dengan adanya laporan rutin, perusahaan jadi bisa menilai kinerja karyawan

2. Laporan-laporan penyimpangan. Misalnya laporan atau catatan produk cacat sehingga diperlukan pelatihan tambahan. Dengan adanya SISDM, pihak yang terkait bisa mengetahui kelemahan pekerja tersebut dibidang apa, sehingga bisa menentukan pelatihan dan pengembangan yang cocok.

3. Laporan-laporan berdasarkan permintaan. Misalnya catatan jumlah karyawan yang mampu mengoperasikan software tertentu. Dengan begitu, perusahaan tidak perlu mengeluarkan lagi dana untuk merekrut karyawab baru.

4. Prediksi atau ramalan. Sama seperti peramalan tenaga kerja, SISDM memuat informasi kinerja, waktu bekerja, dll. Sehingga perusahaan bisa memprediksi kapan karyawan tersebut harus naik jabatan atau harus pensiun.

Namun tentunya karena SISDM ini mencakup informasi - informasi seseorang, maka keamanannya benar - benar harus terjaga, agar informasi tersebut tidak sampai bocor ke pihak yang salah, atau dimanfaatkan oleh oknum yang tidaj bertanggung jawab. Sehingga SDM yang bekerja di perusahaan tersebut merasa aman, telah menyerahkan data pribadinya ke perusahaan.

Untuk memberikan pengamanan pada SISDM, perusahaan harus:

1. Membatasi akses ke SISDM

2. Memberikan akses ke bagian khusus dengan kode sandi

3. Menyusun kebijakan dan pedoman

4. Menempatkan pegawai yang ahli dalam mengatur dan mengamankan sistem

Nah.. itu dia review materi kuliah kali ini, semoga bermanfaat ya.. Sampai jumpa di review materi selanjutnya!


Luv ❤️

Baca juga materi mengenai Perencanaan dan Pengembangan Karir


Kamis, 16 Mei 2024

Perencanaan dan Pengembangan Karir

Assalammualaikum..

Haii kembali lagi dalam mereview materi kuliah bersama Salamahh

Hari ini aku mau mereview materi mengenai perencanaan dan pengembangan karir! 

Pertama mengenai perencanan karir, apa sih perencanaan karir itu?! 

Perencanaan karir adalah serangkaian kegiatan atau proses untuk memilih tujuan karir kita di masa depan, dengan mempertimbangkan minat dan bakat yang kita miliki.

Terus, kenapa perencanaan karir itu penting??? 

Tentu saja, untuk beradaptasi dengan lingkungan, karena dengan adanya perencanaan karir, kita jadi lebih mempersiapkan diri untuk hal yang akan kita lakukan kedepannya. Sehingga di masa depan nanti, kita sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan yang kita inginkan. Selain itu dengan perencanaan karir, kita bisa meminimalkan terjadinya kegagalan dalam mencapaikan karir kita lohh..

Nah, sebenarnya perencanaan karir ini sudah harus diterapkan dalam kehidupan kita sejak kita masih sekolah lohh.. bukan hanya ketika kita akan cari kerja saja!

Ha? Maksudnya?

Jadi gini lohh

Tahapan perencanaan karir ada 5

1. Pertumbuhan (usia kurang dari 15 tahun) : Ini adalah saat dimana kita harus sudah menyadari minat dan bakat kita

2. Penjajakan ( usia 15 - 24 tahun) : Di usia ini kita harus menggali keahlian dengan serius

3. Penetapan (usia 25 - 44 tahun) : Di usia ini, ada tiga lagi tahapan yaitu 

a. (Usia 25 - 30 tahun) saat dimana kita mencari kecocokan kerja

b. (Usia 30 - 40 tahun) yaitu usia ketika kita merencanakan karir kita kedepannya

c. (30 - 40 tahun) : dan di usia ini juga, kita menilai karir kita. Apakah ini sudah sesuai dengan keinginan kita atau belum

4. Pemeliharaan (usia 40 - 60 tahun) : Usia dimana kita sudah mendapatkan kenyamanan kerja, dan tidak mau mengeskplor lagi

5. Kemerosotan (Usia 60 tahun keatas) : Yaitu ketika kita mulai pensiun, dan melepaskan semua urusan duniawi (ahayy)

Meskipun perencanaan karir ini ada tahapannya, tapi perencanaan karir setiap orang tentu akan berbeda - beda, karena dipengaruhi oleh keadaan lingkungannya, pengetahuannya, serta pengalamannya.

Biasanya perencanaan karir ini, diawali dengan proses mengenali diri kita sendiri. Jadi pada tahapan ini, kita harus sadar akan minat dan bakat kita, sehingga kita bisa masuk ke tahapan selanjutnya yaitu menetapkan tujuan karir. Kita mau jadi apa, jabatan apa, dll. Semua disesuaikan dengan minat dan bakat kita. Nah setelah kita mengetahui tujuan karir kita, baru kita membuat perencanaan karir dan melaksanakan rencana tersebut.

Nahh perencanaan karir sudah! Selanjutnya adalah pengembangan karir!



Sebenarnya perencanaan karir adalah bagian dari pengembangan karir loh! Secara singkatnya seperti ini, jika kita ingin mengembangkan karir kita, seperti naik jabatan misalnya, kita pasti membuat rencana agar tujuan tersebut terwujud, dan itu disebut perencanaan karir. Begituu teman - temannn

Lalu untuk apa pengembangan karir ini dibuat?

1. Untuk beradaptasi dengan lingkungan 

2. Mengembangkan skill karyawan

3. Meningkatkan komitmen karyawan

Dalam pengembangan karir ada tiga istilah yang sering digunakan, yaitu transfer, promosi dan demosi.

1. Transfer

Transfer adalah perpindahan pekerjaan, namun masih dalam tingkatan jabatan yang sama. Misalnya seorang dosen yang mengajar S1 dipindahkan ke D3. Jabatan dan tingkatannya masih sama, namun berpindah pekerjaan, dengan tujuan menambah pengalaman. Transfer ini bisa juga berarti dipindahkan tempat kerjanya ke daerah lain.

2. Promosi

Beda dengan transfer yang dipindahkan namun masih di tingkat yang sama, maka promosi adalah pemindahan kerja namun ke tingkat yang lebih tinggi. Seperti misalnya manajer yang dipromosikan menjadi direktur, dsb.

3. Demosi

Nah, lain halnya dengan demosi. Demosi adalah kebalikannya dari promosi. Dimana demosi adalah pemindahan jabatan ke tingkat yang lebih rendah! Hal ini biasanya terjadi karena pegawai tersebut melakukan pelanggaran, atau kurang kompeten di jabatannya. Namun dikehidupan nyata, demosi jarang dipakai, karena kurang dirasa kurang etis, dan orang yang mendapat demosi akan mendapat perlakuan yang kurang baik dari lingkungan.


Nahh itu dia materi yang bisa aku review kali ini! Semoga bermanfaat ya....


Luv ❤️

Baca juga materi tentang Penempatan, Pelatihan dan Pengembangan!


Kamis, 09 Mei 2024

Penempatan, Pelatihan dan Pengembagan


Assalammualaikum...

Haloo teman teman kembali lagi dengan mereview materi kuliahh...

Nah kali ini aku akan membawakan materi tentang penempatan dan pelatihan & pengembangan. Kalian penasaran? Nah yuk kita mulai aja

Pertama dari penempatan, apa itu penempatan? Penempatan adalah proses selanjutnya setelah seleksi, dimana karyawan yang telah diterima akan ditempatkan di bagian bagian yang sesuai dengan kemampuannya.

Tapii penempatan ini bukan hanya ditujukan untuk karyawan baru lohh, bisa juga diterapkan pada karyawan lama yang mungkin saja naik jabatan, pindah jabatan dll, dan memerlukan penempatan kembali. Hal ini biasanya disebut dengan alur transfer, promosi dan demosi. 

Sementara itu penempatan bagi karyawan baru bisa juga disebut orientasi.

Kenapa penempatan karyawan baru memilki nama yang berbeda? Karena pada dasarnya seperti orientasi pada umumnya, karyawan baru akan mendapatkan pemahaman mengenai perusahaan tempatnya bekerja, pekerjaan yang akan ia lakukan, serta karakteristik atau budaya yang ada di perusahaan tersebut. Bahkan perusahaan besar biasanya punya program orientasinya sendiri. 

Mengapa orientasi ini perlu dilakukan? Harapannya karyawan baru tersebut dapat lebih cepat membaur dengan lingkungan perusahaan, dan mempu mengerti pekerjaan yang harus ia lakukan sehingga pekerjaan bisa dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Nah, proses orientasi ini memiliki dua tipe loh. Yang pertama ada induksi, yaitu interaksi antara karyawan lama dan karyawan baru. Seperti menjelaskan mengenai sejarah perusahaan, struktur organisasi, serta peraturan dan norma yang ada di perusahaan. Yang kedua adalah sosialisasi, seperti namanya sosialisasi, maka karyawan baru bersosialisasi dengan keadaan perusahaan sembari berjalannya waktu. Seiring proses tersebut, maka karyawan akan terbiasa dengan lingkungan perusahaan, seperti budaya, norma dan peraturannya.

Nahh itu dia adalah penempatan! Selanjutnya adalah Pelatihan dan Pengembangan.



Dua kata ini juga pasti sudah tidak asing ya kan?

Pelatihan dan pengembangan adalah proses selanjutnya setelah penempatan loh! Secara singkatnya pelatihan dan pengembangan adalah proses meningkatkan kemampuan karyawan. Pelatihan dan pengembangan memiliki dua arti yang berbeda loh

Pelatihan biasanya ditujukan untuk melakukan pekerjaan yang saat ini sedang dijalani. Misalnya seorang karyawan naik jabatan menjadi supervisor, maka dia akan mendapat pelatihan mengenai supervisor. Sementara pengembangam lebih terorientasi ke masa depan. Seperti seorang manajer yang diberikan ilmu dan dibina untuk menjadi seorang direktur dalam beberapa tahun kedepan, dan pengembangan ini biasa terjadi di kalangan manajer ke atas.

Mengapa sih pelatihan dan pengembangan ini dibutuhkan? Dan biasanya kapan dilakukan pelatihan dan pengembagan?

Pelatihan dan pengembangan dilakukan agar karyawan mampu melakukan pekerjaannya dengan efektif dan efisien, selain itu pelatihan dan pengembangan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan perusahaan. Pelatihan dan pengembangan biasa dilakukan jika terdapat karyawan baru, perpindahan jabatan, atau ketika ada teknologi yang baru dan perubahan yang terjadi dalam perusahaan.

Tahapan dalam melakukan pelatihan dan pengembangan dimulai dari menilai kebutuhan karyawan, memberikan pelatihan dan pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan karyawan dan melakukan evaluasi. Untuk menilai apakah proses pelatihan dan pengembangan tersebut telah dilakukan secara efektif atau tidak.

Ada banyak sekali jenis pelatihan dan pengembangan, namun salah satu yang paling sering diterapkan oleh sebuah perusahaan adalah On The Job Training, yaitu proses pelatihan dan pengembangan dimana karyawan mendapat pelatihan langsung di lapangan. Atau secara kasarnya, karyawan langsung praktek untuk bisa paham dengan pekerjaannya.


Nahh itu dia ulasan materi mengenai Penempatan, Pelatihan dan Pengembangan!

Semoga bermanfaat ya...


Luv ❤️


Baca juga materi sebelumnya mengenai Seleksi!

Kasus Korupsi Kuota Haji Periode 2023-2024

Halooo perkenalkan namaku Salamatur Robiah dengan NPM 10122096. Disini aku mau membahas dan menganalisis kasus korupsi kuota haji yang baru ...