Minggu, 21 April 2024

laporan Wawancara Mengenai Perencanaan Tenaga Kerja Bersama PT. RASB

Foto bersama HRD PT. RASB

Hari / tanggal pelaksanaan : Kamis, 18 April 2024

Waktu pelaksanaan : 13.15 WIB

Tempat pelaksanaan : Taman Katapang Indah, Jalan Terusan Kopo, Pangauban, Katapang, Pangauban, Kec. Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 40222

Narasumber : Pak Johan (HRD PT. RASB)

Pewawancara : Salamatur Robiah, Osi Lestari, Alsha Prames Dita, Muhamad Ikhsan, Abdullah Shidiq

Tema wawancara : Perencanaan tenaga kerja di PT. RASB

Tujuan Wawancara : Mengetahui cara HRD PT. RASB dalam merencanakan tenaga kerja, serta mengetahui peramalan dan perencanaan tenaga kerja dalam praktek kehidupan nyata.

Hasil wawancara:

PT RASB adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang properti. Dari hasil wawancara yang kami dapatkan, PT RASB sudah berdiri selama 4 tahun, dan selama 4 tahun Pak Johan mengklaim bahwa PT RASB sudah tercatat mengelola sekitar ratusan proyek properti. Kesuksesan PT RASB tentu tidak terlepas dari kecakapan tenaga kerjanya. Menurut Pak Johan, PT RASB ini bisa dibilang seperti usaha keluarga, karena mengutamakan keluarga untuk menjadi tenaga kerja, meskipun tidak menutup kemungkinan untuk merekrut dari pihak eksternal juga. Dalam perekrutan tenaga kerja, Pak Johan mengatakan tidak menentukan kriteria khusus, dan lebih mementingkan kemauan yang dimiliki calon pekerja tersebut. Karena setelah perekrutan ada kegiatan pelatihan dan pengembangan yang biasanya dilakukan selama seminggu dan diadakan di sebuah hotel, dengan dibimbing langsung oleh ahli di bidangnya, yang didatangkan untuk mengisi pelatihan tersebut.

Kami juga menanyakan mengenai perputaran pegawai, juga mengenai kelebihan dan kekurangan pegawai yang biasa terjadi di PT RASB. Pak Johan mengaku jika PT RASB tergolong memiliki perputaran pegawai yang kecil bahkan hampir tidak ada, dikarenakan tenaga kerja yang merupakan lingkup keluarga sendiri. PT RASB juga tidak merasa pernah mengalami kekurangan atau kelebihan pegawai, karena setiap pegawai yang dibutuhkan dikelola oleh divisi masing - masing. Sebagai contoh divisi pemasaran akan menentukan sendiri berapa anggota yang ia butuhkan dan begitu juga divisi lainnya. Sementara untuk divisi lapangan atau bagian pembangunan, menggunakan sistem kontrak untuk para pekerja bangunannya. Sehingga ketika ada proyek, baru ditentukan berapa pekerja bangunan yang dibutuhkan atau yang harus dikontrak untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Pak Johan juga mengatakan pentingnya target yang ditentukan dalam satu periode, untuk bisa memotivasi pekerja agar lebih semangat dalam bekerja. Tak hanya itu PT RASB juga menggunakan sistem reward seperti umroh, bagi karyawan yang dapat melebihi target, yang mana pemberian reward seperti itu sangat penting agar motivasi karyawan tetap terjaga. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kasus Korupsi Kuota Haji Periode 2023-2024

Halooo perkenalkan namaku Salamatur Robiah dengan NPM 10122096. Disini aku mau membahas dan menganalisis kasus korupsi kuota haji yang baru ...